Batu.kliksurabaya.co.id – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memberi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), terutama bagi warga yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC. Edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus meluruskan berbagai mitos yang masih berkembang terkait pemeriksaan TBC. Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting dalam memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat.
Dinkes Kota Batu menegaskan bahwa pemeriksaan TBC aman, mudah, dan dapat diakses melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan program penanggulangan TBC. Masyarakat yang mendapat anjuran pemeriksaan dari petugas kesehatan karena termasuk kontak erat pasien TBC diimbau tidak perlu merasa takut atau ragu. Pemeriksaan justru penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Kontak erat tidak hanya terbatas pada orang yang tinggal serumah dengan pasien TBC. Mereka yang sering berada dalam satu ruangan dalam waktu lama atau rutin berinteraksi dengan pasien juga perlu mendapatkan perhatian dan pemeriksaan sesuai anjuran petugas kesehatan.
Pihak Dinkes juga meluruskan anggapan bahwa hanya orang yang sakit atau mengalami gejala yang perlu diperiksa. Seseorang yang tampak sehat tetap dapat memiliki infeksi TBC yang belum menunjukkan gejala. Karena itu, pemeriksaan kontak erat diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan infeksi secara lebih awal. Selain itu, menjadi kontak erat pasien TBC tidak berarti seseorang pasti tertular. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan, bukan untuk memberikan stigma atau vonis kepada seseorang.
Deteksi dan penanganan sejak dini memberikan sejumlah manfaat, antara lain mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat, mencegah penularan kepada keluarga dan lingkungan sekitar, serta meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan apabila ditemukan TBC. Untuk itu pihak Dinkes mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh mitos dan tidak menunda pemeriksaan apabila memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC.
Bagi pihak Dinkes Kota Batu, deteksi dini adalah kunci dalam memerangi TBC. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati, dan semakin cepat pula dapat diputuskan rantai penularan di masyarakat.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan, Pemkot Batu berharap upaya pencegahan dan pengendalian TBC dapat berjalan optimal, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Batu yang sehat dan bebas TBC.(**)









